Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

MAHAR UNTUK TUTO

Gambar
  Di sebuah kampung di Adonara yang terpencil namun kaya akan tradisi, hiduplah seorang pemuda bernama Kopong. Seperti pemuda lainnya, Kopong juga jatuh cinta. Gadis pujaannya adalah Tuto, seorang perempuan cantik dengan senyum yang mampu menggerakkan hati siapa saja. Namun, seperti halnya cinta di Adonara, cinta Kopong dan Tuto harus diuji dengan sebuah tradisi yang tak pernah usang yakni mahar sebilah gading. Gading ini bukan sembarang gading. Ini adalah simbol status, kekayaan, dan kehormatan. Harganya? Ah, jangan ditanya. Bisa membeli rumah dan mungkin tanah, tapi lebih sering menjadi beban hidup. Kopong, yang kantongnya lebih akrab dengan angin daripada uang, tahu benar bahwa ia tak akan pernah bisa membeli gading itu. Tapi cinta, konon, bisa menaklukkan segalanya. Jadi, mereka memutuskan untuk kawin lari. Namun, tradisi tetaplah tradisi. Meskipun mereka kawin lari, keluarga Tuto tetap meminta mahar gading itu. Mau tak mau, Kopong pun harus mencari cara. Setelah memutar ot...