Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

GUMPALAN HITAM

  Aroma khas lendut kanal sungguh aku tak lupa ribuan kisah kemarin kematian yang berulangkali menancap jiwa kumal jejak ziarah di kota ini lekat dalam rusuk ingatan ada gumpalan hitam masa silamku manampar relung hati yang hampir patah melengkung mengikuti kelokan dusta Tarian si kecil meliuk gemulai melukis deretan pesan laku tebarkan kesan penuh goda aku masih sempat mengejar langkah kaki namun harus aku kubur ikrar tunggal itu pada kedalaman tanah tanpa nisan agar tak ku dengar lagi kebohongan juga kepalsuan kata-katamu Kau bangun menara rapuh di atas puing-puing mimpiku yang tak sempat aku semat di sudut sempit kalbu amuk kemarahan bagai badai padahal kita tak sadar bahwa gumpalan itu telah melekat berbekas pada masa lalu kita hingga kita sudahi tautan rasa di atas tali cinta bertahtakan dusta Gumpalan hitam itu warisan dengki yang tumbuh terus dari benih benci dan kesumat ini tak akan usai. Makassar, 2 Desember 2019

JARAK DAN MASA

  Malam yang tabah telah menggenapkan hitungan Hingga purnama berulang Dan Kau telah lama berpulang Lalu Aku mulai mengemas langkah juga melipat waktu  tanpa tahu kapan tiba di penghujung Tangis pecah  lalu terbenam wajah-wajah  Dan di balik tabir  leleh air mata bercampur peluh  Lantaran antara lelah dan sedih  terselip ribuan perih  merayap merayakan duka juga luka Sebulan tak lama setahun tak jauh Hingga jarak jadi pemisah dan masa jadi penghalang antara mata dan hati Wewit, 26 Juni 2021

TULA TUEN

  Dari Watorotok kupacu langkah lewati ribuan tapak yang tertinggal jauh sudah jejak yang kau tinggal dengan jutaan kenang yang telah kita jamah Reuk Barek mo daiko ue Go tula koda kaan tuen ewa ti ewa nabe genan nena Go tapin laya kaan lile yonem ti mo yonem nabe bisak di kuran Reuk Barek pata mo denge kirin goen ue kirin kaan di saresare peten mo Barek kila nuli tulun mo wenge koda goen koda kaan di dikedike puken mo Barek ratam baran Telah kulewati Walang sampai Kolimasang demi mengejar kisah seribu janji namun yang kutemui cuma bayang dan ilusi patah sudah harap ini hilang sudah rasa ini dan yang tersisa hanyalah rindu Ary Toekan Adonara